Azolla Microphylla Pakan Kambing Sapi Alternatif Tanpa Ngarit

Macam jenis pakan alternatif bagi kambing peliharaan anda, negara kita merupakan negara kepulauan terbanyak, yang memiliki berbagai macam ragam ekosistem baik hutan,tanah, rumput,dll, oleh sebab itu hampir disetiap daerah memiliki berbagai macam jenis pakan, disini akan diulas mengenai jenis dan macam pakan kambing yang ada.. .
Pakan Hijau-hijauan (rumput, legume & dedaunan)
Pakan hijauan terdiri dari macam jenis, yaitu pakan dari rumput-rumputan, pakan dari legume. dan dari dedaunan, Pakan rumput-rumputan diantaranya rumput gajah, rumput benggala, rumput raja dan turi. untuk pakan legume antara lain seperti lamtoro, kaliandra, kacang-kacangan, dan harendong, dan untuk pakan dedaunan ada daun nangka, daun jagung, jerami, daun mangga, daun, kersen, dll. daun-daunan hijau lebih disukai oleh kambing dibandingkan rumput. Komposisi masing-masing pakan tergantung pada kebutuhan ternak, yaitu antara kambing menyusui, pemacek dan dewasa.

Campuran daun-daunan dan rumput dengan perbandingan 1 : 1 akan saling melengkapi dan menjamin ketersediaan gizi yang lebih baik. Di samping itu, kambing tidak cepat bosan melahap pakan hijau yang tersedia. Hindari pemberian hijauan yang masih muda. Jika terpaksa digunakan hendaknya diangin-anginkan terlebih dahulu selama 3-4 jam, untuk menghindari terjadinya bloat (kembung) pada kambing.

 Pakan Limbah Industri dan Pertanian/alternatif
Selain pakan hijauan, kambing juga menyukai pakan yang berasal dari limbah pertanian. Limbah industri yang dapat dijadikan pakan antara lain seperti ampas tahu, ampas tempe, ampas singkong, bungkil kedelai, bungkil kacang tanah, dedak padi, dan dedak jagung. Sementara contoh limbah pertanian antara lain seperti jerami padi, jerami jagung, daun singkong, daun nangka dan limbah kelapa.
Pakan Tambahan Pakan tambahan berguna untuk memenuhi kebutuhan mineral dan meningkatkan nafsu makan. Selain itu, pakan tambahan ini bermanfaat untuk menutupi kekurangan zat gizi yang terdapat pada hijauan. Sumber pakan tambahan berupa campuran mineral  (mineral mix) dari garam dapur, kapur, dan premix.
Nantikan tips2 selanjutnya, keberhasilan tak luput dari saran dan kritikan,

Manfaat azolla microphylla untuk pakan alternatif  ternak kambing ternak sapi ternak bebek ternak unggas dan juga untuk pakan ikan
Pengertian  Azolla microphylla, telah kita bahas dalam artikel yang lain, banyak sekarang kita bahas pemanfaataannya. Kita akan bahas beberapa manfaat azolla microphylla untuk pakan alternatif ternak kambing, baik itu kambing etawa kambing gibas kambing jawa randu kambing merino kambing dan jenis kambing yang lain. manfaat azolla microphylla sebagai alternatif pakan ternak sapi, manfaat azolla microphylla sebagai pakan alternatif ikan, manfaat azolla microphylla sebagai alternatif pakan babi, manfaat azolla microphylla sebagi pakan alternatif unggas seperti ayam, bebek , itik , dan lain lain.
1. azolla microphylla sebagai pakan alternatif pakan organik  Ikan gura/ ikan nila / ikan lele 
Azolla microphylla dapat mengurangi atau menghemat penggunaan pakan pabrikan hingga 30%,, namun menurut beberapa literatur penggunaan dalam pakan biasanya sekitar 15% untuk lele. penggunaan dalam bentuk segar bisa diberikan untuk ikan gurami, ikan tawes dan ikan nila. Azolla microphylla dapat digunakan sebagai pakan alternatif organik bagi semua jenis ikan, sepeti ikan gurami ikan lele, ikan tawes dan ikan ikan yang lain
2. azolla microphylla sebagai pakan alternatif pakan organik  Unggas
menurut buku Penerapan Pertanian Organik yang ditulis oleh Rachman Sutanto Azolla bisa  dimanfaatkan untuk campuran pakan ayam,  dan itik, namu tetap dibatasi sekitar 15%, karena dapat mengganggu produktivitas telur. Penggunaan untuk itik bisa digunakan azolla segar umur 2-3 minggu dicampur dengan ransum itik atau bebek
3. azolla microphylla sebagai pakan alternatif pakan organik  Ruminansia seperti sapi kambing kelinci dan hewan ruminansia yang lain
Azolla dapat dimanfaatkan dalam bentuk segar, kering maupun fermentasi. bisa menggantikan hijauan untuk sapi dan dedak padi untuk babi. Kambing dan sapi menyukai azolla basah, jika digunakan campuran dalam bentuk kering maka biasanya sebagai pelengkap sumber protein.
Percobaan untuk sapi perah, penggunaan azolla 1.5 – 2 kg/hari dapat meningkatkan produksi susu sebesar 15%.


Sumber: Buku Petunjuk Praktis Menggemukan Domba, Kambing & Sapi Potong
Share on Google Plus

About Zulfah Atif azizah

    Blogger Comment
    Facebook Comment