Bagaimana Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Terpal Yang Bagus


Cara budidaya ikan lele di kolam terpal hampir sama saja dengan membudidayakan lele di kolam tanah, perbedan hanya terletak pada media dan teknik pemupukan kolam lele. Kolam lele yang paling baik adalah kolam yang sesuai antara lebar kolam dengan populasi bibit lele yang ditebar. Kelebihan memelihara ikan lele di kolam terpal antara lain:
Cara membuat kolam terpal budidaya lele.
kolam terpal ikan lele, setelah kita memastikan jumlah ikan lele yang akan kita pelihara kita sudah bisa membuat kolam terpal dengan perosedur berikut. Setelah disanitasi biarkan galian kolam tersebut selama tiga hari.
Untuk menahan terpal yang akan diisi air menjadi kolam bisa menimbunnya dengan tanah atau dipancang dengan kayu. Terpal yang digunakan adalah terpal yang dapat bertahan selama tiga bulan dalam rendaman air contohnya; terpal tenda atau terpal plastik kaca tebal.

Untuk membuat air awal kolam terpal ini ada dua cara yaitu:
Air awal yang mengandung banyak plankton didapatkan dari kolam khusus untuk pembuatan air plankton, caranya selain membuat galian untuk kolam terpal kita juga membuat satu kolam tanah khusus untuk membuat air yang mengandung banyak plankton dengan cara pemupukan. Air inilah yang dikuras dan dipindahkan ke kolam terpal.
Cara kedua, membuat air plankton langsung di kolam terpal ikan lele. Biarkan kolam terpal selama seminggu baru dimasukkan bibit lele.
Dari kedua cara pemupukan kolam terpal diatas maka untuk ikan lele cara yang paling baik adalah cara pertama yakni melakukan pemupukan air di kolam terpisah. Memberi atap pada kolam ikan lele sangat dianjurkan, hal ini untuk menghindari kontaminasi air hujan yang tidak baik untuk pertumbuhan ikan lele karena air hujan mengandung asam.
Keuntungan mengunakan Kolam ikan terpal:
Dengan terpal merupakan salah satu alternatif kolam budidaya lele yang relatif murah jika dibandingkan dengan kolam lain seperti kolam tanah dan kolam beton. Kolam terpal juga mampu mengatasi berbagai resiko yang terjadi pada kolam tanah maupun kolam beton.
Kolam terpal sendiri dibuat dengan menggunakan terpal pabrikan yang dipres sehingga air tidak bocor. Lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat kolam terpal juga dapat berupa tanah tak terpakai, halaman belakang rumah, garasi yang tak terpakai, dan lahan-lahan tak terpakai lainnya.

Beberapa keuntungan positif menggunakan kolam terpal dibanding menggunakan kolam tanah atau kolam beton adalah:
Terhindar dari pemangsaan ikan liar ataupun terhindar dari ikan liar yang berpotensi untuk berkompetisi dengan lele dalam kolam untuk makanan.
Kolam terpal juga dapat dengan mudah dipindahkan tidak seperti kolam tanah atau kolam beton yang memerlukan lahan permanen.

Langkah – Langkah Cara Membuat Kolam Ikan Terpal
Lokasi kolam yang terbuka
Rangka kolam (untuk kolam ikan terpal dipermukaan) berupa kayu, bamboo, atau baja.
Terpal kolam ikan yang ukurannya disesuaikan dengan luas kolam
Ini khusus yang membuat kolam ikan terpal gurami.

Kenapa menggunakan kolam ikan Terpal?
Kolam ikan terpal menjadi populer sekarang sejak semakin minimnya jumlah lahan yang bisa digunakan untuk membuat kolam ikan secara permanen. Ada banyak jenis ikan yang bisa dibudidayakna dengan menggunakan kolam ikan terpal. Berikut ini adalah cara emmbuat kolam ikan terpal yang diambil dari sumber: "Budidaya Ikan di Kolam Terpal" karangan Cahyo Saparinto
Siapkan bambu yang akan digunakan. Kebutuhan terpal untuk masing - masing ukuran kolam adalah sebagai berikut:
kolam ukuran 2 x 3 x 1 meter membutuhkan luas terpal 4 x 5 meter
kolam ukuran 4 x 5 x 1 meter membutuhkan luas terpal 6 x 7 meter

Dowload cara membuat kolam ikan terpal klik di sini

Contoh Kolam ikan Terpal
















Share on Google Plus

About anam

    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 comments: